Cart: 0 products
    Biaya kirim Rp.0
    Total Rp.0

    Proses Pesanan

    • My Wishlist
    • My Favorite
    • Go To Top

    Customer Service

    Produk berhasil ditambahkan ke keranjang
    Jumlah
    Total
    Lanjutkan belanja Proses pesanan
    `
    • Audina dari Jember, Kaliwates
      Baru saja membeli produk ini
      7 jam yang lalu
    • Oei dari Sumedang, Jatinangor
      Baru saja membeli produk ini
      2 jam yang lalu
    • Shopee New dari Jakarta Barat
      Baru saja membeli produk ini
      8 hari yang lalu

    Revlon Eye Brow Pencil - Black

    ITEM A0918

    stock :

    Tersedia

    biaya kirim :
    " "
    terima dalam :
    " "
    Rp.99,000

    Eye Brow Pencil Black sangat mudah di aplikasikan dan dapat menyempurnakan make up

    Product Reviews

    Untuk mempertegas dan membentuk alis mata serta menyempurnakan make up mata. Dilengkapi dengan brush/sikat untuk merapikan alis dan mendapatkan bentuk alis yang sempurna





    Revlon

    Charles Revson adalah seorang pria yang dikenang karena menggambarkan bisnisnya sebagai penjual “harapan dalam sebuah botol”. Pada masa keemasannya, Revson berhasil membuat Helena Rubinstein dan Elizabeth  Arden, dua pelopor bisnis kecantikan modern.

    Merek Revlon mengubah wajah industri kecantikan selamanya. Dengan kecanggihan pada produknya, kecanggihan pemasaran, dan strategi merek, Charles Revson berhasil dalam hal menjual mitos kecantikan kepada wanita di seluruh dunia. Dengan biaya yang rendah untuk produksi dan harga jual yang tinggi, Revlon mampu meraih marjin keuntungan yang besar.

    Revlon tidak hanya membuat sebuah produk, tapi juga sebuah fantasi mustahil tentang seorang wanita glamor yang memakai sun Rose pada kukunya namun masih mengatasi masalah kehidupan sehari-hari. Persepsi-persepsi tentang siapa yang mengenakan pemulas kuku diubah oleh iklan Revlon yang unik. Revlon menaikkan porsi kampanye-kampanye iklan produknya.

    Revson melakukan tindakan yang gemilang di masanya. Revson melatih secara langsung jaringan pemasarannya yang menyebarkan kabar dari mulut ke mulut. Jaringan pemasaran yang bisa disebut agen tersebut adalah para distributor grosir, salon, dan departemen store.

    Strategi yang paling terkenal adalah strategi perikalan yang disebut “Api dan Es”. Revlon mengkampanyekan kampanye “Api dan es” pada tahun 1952 dipandang sebagai titik balik dalam sejarah periklanan kosmetik. Wanita Api dan Es dilabur dengan kontradiksi-kontradiksi yang seksi dan menimbulkan sensasi.

    Visi Revlon adalah untuk memberikan daya tarik, dan hal-hal yang menyenangkan melalui inovasi pada produk- produk berkualitas harga terjangkau. Untuk mencapai visi ini, tim manajemen REVLON mengkombinasikan kreativitas dari kosmetik dan fashion dengan perusahaan pemasaran, penjualan dan sistem operasi dari sebuah perusahaan barang konsumen kemasan.

    Misi Revlon adalah Muncul sebagai perusahaan perawatan pribadi dan kosmetik dominan di dunia padaabad ke 21 dengan cara menarik wanita muda/trendi, wanita yang peduli dengankesehatan (perawatan kulit), dan wanita yang lebih tua melalui beragam mereknya,dan pria yang ingin mendukung penampilan mereka

     

    Produk Revlon memiliki banyak jenis yaitu untuk perawatan kulit, kosmetik, perawatan pribadi, wewangian, dan produk professional. Revlon dan karyawanya aktif dalam mendukung program kesehatan wanita danupaya masyarakat lainnya yaitu dengan selalu memperhatikan program CSR-nya.

    Revlon melakukan serangkaian iklan untuk mempromosikan produknya dengan cara mengaitkan Revlon dengan wanita-wanita kelas atas.

    Dilihat Sebelumnya

    Produk Yang Anda Lihat Sebelumnya
    Top